Rabu, 26 Juni 2013

Menengok Buntok, Bukan Lagi Kota Buntu dan Mentok

Oleh : Budi Hermana

“Buntok itu berasal dari kata Buntu dan Mentok,‘‘ begitulah kata teman yang mengantar kami. Entahlah, apakah itu lelucon atau serius. Menurut teman yang memang lahir di Buntok tersebut, plesetan itu menggambarkan kondisi jalan ke Buntok. Buntu dan mentok, cuma sampai di kota itu saja. Buntok menjadi kota terakhir yang dapat dikunjungi dengan jalan darat yang menghubungkan Palangkaraya dengan ibukota Kabupaten Barito Selatan ini. Namun kini Buntok menjadi salah satu kota yang dilewati Trans Kalimantan yang membentang dari Palangkaraya menuju Banjarmasin lewat jalur memutar ke arah utara melalui kota Ampah yang masuk wilayah Kabupaten Barito Timur. Sebelum ada Trans Kalimantan via Buntok, kota Ampah yang masih masuk provinsi Kalimantan Tengah ini lebih lancar dijangkau dari Banjarmasin dengan jarak sekitar 350 km.

Selengkapnya :
http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2013/03/29/menengok-buntok-bukan-lagi-kota-buntu-dan-mentok-546993.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar